![]() |
| Foto: Internet |
Mengapa rokok dan tembakau tergolong obat? Berikut pembuktian para ilmuwan.
Rokok dan tembakau merupakan pembawa nikotin, obat/drug yang sangat adiktif. Setelah tubuh anda kemasukan nikotin, dengan cepat dapat menjadi kecanduan seumur hidup, dengan konsekuensi sangat fatal.
Rokok dan tembakau merupakan pembawa nikotin, obat/drug yang sangat adiktif. Setelah tubuh anda kemasukan nikotin, dengan cepat dapat menjadi kecanduan seumur hidup, dengan konsekuensi sangat fatal.
Dan sekali anda kecanduan, akan sangat sulit untuk mengatasinya. Sebanyak 65 penelitian telah membuktikan bahwa paling banyak perokok dewasa pertama kali mencoba rokok saat mereka masih remaja, dan ada hubungan langsung antara saat mulai merokok dengan kecanduan setelah dewasa.
APA ITU NIKOTIN?
Nikotin adalah bagian utama dari segala bentuk tembakau. Nikotin bekerja baik sebagai stimulan maupun obat penenang. Ini adalah salah satu obat adiktif yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat
Merokok merugikan sistem kekebalan tubuh anda dan dapat mempengaruhi hampir setiap organ tubuh. Ketika anda merokok, itu bukan hanya nikotin yang berbahaya, tetapi juga bahan kimia dalam tembakau seperti karbon monoksida, tar, formaldehida, sianida dan amonia- yang banyak dikenal sebagai karsinogen (penyebab kanker) Karbon monoksida menjadikan sel-sel darah merah menanggung beban penuh kebutuhan oksigen yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sehat yang sel. Hal ini mendorong karsinogen dalam tembakau mengikat sel-sel di seluruh tubuh dan menyebabkan kerusakan sel.
Mengunyah (‘nyusur’-Bahasa Jawa) atau sekedar mencium tembakau adalah sama berbahayanya dengan merokok dan juga memiliki resiko kecanduan yang tinggi. Penggunaan jangka panjang dari tembakau tanpa asap mengarah ke risiko tinggi kanker mulut.
Orang mengakalinya dengan menggunakan pipa cangklong dapat mengurang bahaya merokok. Padahal sama sekali tidak demikian. Nikotin di dalam pipa yang terbakar lagi jauh lebih berbahaya dari tembakaunya sendiri.
DAMPAK JANGKA PANJANG
Anda mungkin sudah tahu bahwa risiko jangka panjang terbesar dari merokok adalah kanker dan penyakit paru-paru. Berikut adalah beberapa angka statistik untuk mempertimbangkan: Selama 40 tahun antara 1964 dan 2004, merokok diperkirakan menyebabkan 12 juta kematian, termasuk 4,1 juta kematian akibat kanker, 5,5 juta kematian akibat penyakit jantung, 1,1 juta kematian akibat penyakit pernapasan dan 94.000 kematian bayi terkait dengan ibu yang merokok selama kehamilan.
Bahkan setelah 30 tahun peringatan pada bungkus rokok yang terus menerus, tak berdampak membaik pada kesehatan kita. Pada tahun 2010, lebih dari 220.000 kasus baru kanker paru-paru dilaporkan, dan lebih dari 150.000 orang Amerika meninggal sebagai akibat langsung dari penyakit yang disebabkan oleh rokok.
Bahkan setelah 30 tahun peringatan pada bungkus rokok yang terus menerus, tak berdampak membaik pada kesehatan kita. Pada tahun 2010, lebih dari 220.000 kasus baru kanker paru-paru dilaporkan, dan lebih dari 150.000 orang Amerika meninggal sebagai akibat langsung dari penyakit yang disebabkan oleh rokok.
Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.